Langsung ke konten utama

Sudut pandang

Sudut Pandang

“…Kamu lebih tahu urusan duniamu…” demikian kutipan makna sebuah hadist dari Rosulullah SAW.

Satu hal yang sering membingungkan calon pengusaha adalah ketika penentuan, berapakah upah atau gaji yang harus saya bayarkan?
Secara umum orang sepakat mengikuti aturan pemerintah (UMR), tidak semua pengusaha sanggup mengikuti ketentuan tersebut. Apakah dengan demikian usaha harus terhenti? Sementara usaha tersebut profitable.

Dalam hal ini tergantung cara pandang kita, kalo kita bandingkan dg sudut pandang UMR tentunya gaji yang dibawah UMR adalah kecil, sebagian orang menganggap tidak manusiawi.
Kalo kita lihat dari sudut pandang “dari pada tidak bekerja alias nol penghasilan “ tentu jauh lebih baik. Sepanjang kedua belah pihak, pengusaha dan buruh sepakat dg gaji dan kondisinya maka tidak ada yang perlu dikawatirkan.
Yang harus jadi perhatian adalah kalo usaha kita maju tentu seharusnya kita berikan gaji yang lebih buat karyawan kita, bila perlu diatas UMR. Bukankah karyawan asset ? dan boleh jadi besarnya usaha kita sebagian atas doa mereka juga.

Yang terakhir “bayarlah upah buruh sebelum kering keringatnya”, membayar upah tepat waktu.

wassalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cuci Motor Starwash

Starwas Alhamdulillah usaha Cuci Motor yang kunamai Starwash, resmi dimulai Sabtu 30 Mei 2009. Sabtu pagi dimulai dg memasang spanduk segitiga dan meletakkannya di pinggir jalan raya warung bambu. Mesin Highpressure sprayer diperoleh dg cara membeli secara kredit dengan cicilan selama 6 bulan. walaupun akhirnya jatuh lebih mahal pertimbangan saya adalah biaya investasi awal yang dikeluarkan tidak sekaligus besar. sehingga modal yang sebenarnya hanya nekat tanpa modal uang khusus tidak terlalu banyak. dengan menyisihkan hanya 500rb dari uang gaji, ternyata tidak cukup. alhamdulillah dukungan dari istri sejak awal sehingga rela menyisihkan sebagian uang belanja untuk pembelian peralatan lainnya. Spanduk, kuas, tanki air, peralatan cuci, bahan baku ternyata banyak juga ya uang real yang mesti dikeluarkan. strategi awal buka adalah dengan membagikan voucher gratis kepada rekan sekerja, tetangga mertua dan warga sekitar lokasi. hal ini terus berjalan hingga 21 mei 2009. banyak kejadian yang...

Desain rumah petak 6x15 m2

Desain Rumah Petakan di Lahan 6x15 M2 Kamis, 08/01/2009 00:15 WIB KONSULTASI ARSITEKTUR bersama Ir. Aria Heryantha (at eramuslim.com) Mohon bantuannya pak. Saya berencana membuat kontrakan 4 pintu dengan luas tanah 6x15. yg menjadi concern saya adalah sirkulasi udara dan tidak terlihat sempit, jadi nyaman untuk di tempati walaupun kecil. Terima kasih hr Jawaban Assalamu ‘alaikum Wr.Wb. Saudara HR, sesuai dengan keiinginan anda membuat kontrakan 4 pintu dengan luas tanah 6 M x 15 M, yang walaupun kecil tetap memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak terlihat sempit, saya mencoba menterjemahkannya dalam layout sebagai berikut : Masing-masing kontrakan berukuran 3.75 M x 4.8 M, yang terdiri dari ruang tamu, ruang tidur, dapur dan kamar mandi. Dari luasan 18 M2 yang didapat, ruangan tidak disusun berderet seperti pada umumnya rumah petakan yang ada, tetapi terbagi dua dengan sirkulasi di tengah ruangan yang menghubungkan ruangan-ruangan tersebut. Pada bagian sisi kanan lahan, dipotong ...

Keuntungan Kontrak Rumah

Keuntungan Kontrak Rumah Berikut adalah beberapa keuntungan kontrak Rumah: 1. Anda berniat membeli rumah dikawasan tersebut, namun anda tak mau kecewa setelah buang uang banyak ternyata tidak cocok, tidak betah. 2. Anda bekerja namun berpindah-pindah karena mengikuti proyek atau kerjaan anda. 3. Anda tinggal jauh dari tempat kerja anda, sehingga diperlukan biaya transportasi kalo dikumpulkan sebulan ternyata lebih dari cukup untuk sewa rumah. 4. Anda tinggal jauh dari tempat kerja anda, sehingga ketika berangkat kerja anak masih tidur dan pulang kerja anak udah tidur lagi. contoh: Bila anda bekerja di Kawasan Industri KIIC di Karawang barat, dan anda tinggal di Jakarta. Maka setiap Hari paling tidak anda menghabiskan Rp20000,- untuk transport Jakarta- Karawang(warga baru+ Mikrolet) dan waktu paling tidak 3 jam pp. maka dalam sebulan anda menghabiskan (25 hari kerja): ongkos; Rp20.000,-/hari, Rp500.000,-/Bulan. waktu; 3 jam/hari, 75 jam/Bulan ( = 3 hari/bulan ) Mungkin anda pertimbangka...