Inersia
> Pernahkah Anda mendorong mobil yang mogok? Kebetulan saya
pernah. Berat sekali > pada awalnya. Baru setelah mobil mulai
bergerak, akan terasa ringan.
> Fenomena ini dijelaskan oleh Sir Isaac Newton dalam konsep "inertia"
> yang merupakan bagian penting dari hukum Newton tentang gerak. Apakah
> itu inersia? Karena saya bukan fisikawan, secara gampang saja, konsep
> inersia dapat dipahami dalam kalimat sebagai berikut: "bahwa benda yang
> diam akan cenderung diam, dan benda yang bergerak akan cenderung
> bergerak". Jadi sebuah benda yang dalam keadaan diam, akan cenderung
> mempertahankan keadaan diamnya. Itulah kenapa sebuah mobil yang diam
> memerlukan gaya yang lebih besar untuk dapat bergerak, dibanding ketika
> mobil tersebut sudah bergerak. Dan karena inersia juga,maka ketika Anda
> sedang melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi dan melakukan
> pengereman mendadak, maka tubuh Anda akan terdorong ke depan, karena
> tubuh Anda yang sedang bergerak maju akan cenderung mempertahankan
> gerak maju.
>
> Apa hubungannya dengan bisnis? Ternyata, konsep
> inersia tersebut tidak hanya berlaku untuk benda dan gerak benda, namun
> juga dapat dianalogikan kedalam bisnis dan gerak bisnis:
>
> Deperlukan "gaya" untuk dapat membuat bisnis yang diam mulai bergerak.
> Ini
> bukan gaya dalam pengertian "style", namun gaya yang dalam bahasa
> Inggrisnya disebut "force". Ketika Anda memulai bisnis dari nol, maka
> usaha Anda dapat diibaratkan seperti sebuah benda diam. Yang sesuai
> hukum Newton, akan mempertahankan keadaan diamnya. Seperti halnya
> mendorong mobil dalam keadaan diam tadi. Makanya Anda tidak perlu
> heran, pada tahap awal bisnis, memang dibutuhkan force yang besar untuk
> membuat bisnis Anda mulai bergerak. Demikan juga Anda yang sudah
> memiliki bisnis yang sudah bergerak dengan kecepatan yang bagus, harus
> dijaga jangan sampai bisnis mengalami perlambatan atau bahkan berhenti.
> Karena, nantinya akan butuh gaya yang besar untuk membuatnya bergerak
> kembali.
>
> Percepatan bisnis Anda dipengaruhi oleh besarnya "massa" bisnis Anda.
> Dalam
> pengalaman keseharian, jelas lebih sulit mendorong truk dibanding motor
> misalnya. Karena massa truk yang lebih besar, maka dibutuhkan gaya yang
> lebih besar untuk membuat truk bergerak atau berubah kecepatannya.
> Demikian juga, semakin besar bisnis Anda, perlu gaya yang lebih besar
> untuk membuat bisnis Anda yang semula diam menjadi bergerak, ataupun
> membuat bisnis mengalami percepatan (perubahan kecepatan). "Gaya" tadi
> kalau dalam bisnis dapat berupa sumber daya manusia, waktu, modal, dsb.
>
>
> Inilah kenapa dalam berbisnis selain mempertahankan
> kecepatan kita juga harus menjaga "massa" atau ukuran bisnis kita.
> Ketika bisnis Anda sudah bergerak, maka dengan ukuran bisnis yang
> semakin besar, Anda akan memperoleh percepatan yang lebih baik. Tidak
> salah makanya jika Anda melakukan eskpansi atau penambahan ukuran
> bisnis Anda, ketika sudah memperoleh kecepatan yang bagus. Sebaliknya,
> ketika bisnis Anda terhenti, untuk mempermudah agar bergerak kembali,
> salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengurangi "massa"
> nya terlebih dahulu, supaya gaya yang diperlukan untuk membuat bisnis
> Anda bergerak kembali tidak terlalu besar.
>
> Gerak bisnis Anda adalah resultant dari beberapa gaya yang
mempengaruhi bisnis Anda.
> Ketika
> Anda melempar sebuah bola ke depan, mengapa bola tidak terus bergerak
> lurus ke depan, namun bergerak melengkung dan jatuh ke bumi? Jawabannya
> karena selain terpengaruh gaya dorong lemparan yang Anda lakukan, bola
> juga terpengaruh gaya gravitasi yang menarik bola ke bumi. Demikian
> sebuah mobil yang dipasang rem tangan, akan sulit sekali di dorong,
> karena selain gaya dorong yang berlaku, ada gaya gesek dari rem tangan
> yang sangat kuat. Mungkin Anda merasa sudah memberikan "gaya dorong"
> yang sangat kuat kepada bisnis Anda, namun bisnis Anda masih tidak mau
> bergerak. Maka Anda harus memeriksa, mungkin ada "gaya-gaya" lain yang
> mempengaruhi bisnis Anda. Yang bisa jadi bahkan berlawanan dengan gaya
> dorong Anda. Seperti halnya gaya gesek rem tangan tadi.
>
> Saya
> bahkan sempat mengalaminya. Dulu saya pernah mati-matian berjualan
> sebuah software online trading yang sangat bagus. Namun, bisnis saya
> tidak dapat bergerak, karena regulasi pada waktu itu tidak memungkinkan
> software yang saya jual untuk segera digunakan. "Gaya" yang saya
> berikan dalam bentuk modal, tenaga kerja, infrastruktur dan waktu,
> kalah dengan gaya gesek dari regulasi yang lebih kuat. Namun hal ini
> tidak selalu dalam pengertian negative. Misalnya, pengalaman saya
> belakangan dalam menjual software tools untuk membantu perusahaan
> menerapkan pengelolaan infrastruktur IT. Meskipun "gaya" yang saya
> kerahkan tidak sebesar sebelumnya, namun hasilnya justru jauh lebih
> baik. Usaha saya menggelinding dengan mudah. Ini karena ada faktor
> "gaya" lain yang positif, yaitu semakin banyaknya perusahaan yang
> menerapkan "best practice" pengelolaan IT, baik karena regulasi,
> ataupun dalam rangka good governance. Ini mirip mendorong mobil di
> jalanan menurun, menjadi ringan karena dibantu gaya gravitasi. Mungkin
> Anda punya contoh lain?
>
> Dalam keadaan bergerak, bisnis Anda akan sulit berhenti.
> Bisnis
> yang sudah jalan akan cenderung berjalan, kecuali ada gaya yang
> membuatnya berhenti. Ketika sebuah mobil sudah melaju kencang,
> sekalipun Anda matikan mesinnya, akan terus berjalan. Tentu saja hingga
> ada gaya yang membuatnya berhenti, misalnya gaya gesekan dari roda,
> gesekan rem, dsb. Makanya ketika bisnis sudah berjalan dengan baik,
> sebetulnya memiliki momentum untuk melaju dengan lancar. Dengan
> demikian tugas kita sebagai pemilik bisnis sesungguhnya adalah
> memastikan bahwa tidak ada gaya yang dapat memperlambat atau
> menghentikan laju bisnis kita. Contohnya, suatu ketika bisnis Anda
> kebanjiran order, tapi ternyata Anda tidak punya SDM yang cukup, atau
> Anda tidak mampu membeli bahan baku karena modal kerja Anda habis untuk
> investasi aktiva tetap, dsb. Dalam hal ini, akibat pengelolaan
> sumberdaya yang tidak sejalan dengan percepatan usaha, maka usaha yang
> sedang berjalan bagus tiba-tiba seperti direm mendadak.
>
> Terakhir,
> pelajaran yang paling penting untuk diingat adalah, bagi Anda yang
> masih diam belum berani mencoba berbisnis. Ingat prinsip inersia.
> Semakin Anda diam, semakin berat nanti Anda untuk menggerakkan bisnis
> Anda. Dan ketika Anda sudah mencoba, maka gerak sekecil apapun akan
> membuat gerak bisnis berikutnya menjadi lebih mudah. (FR)
>
>
>
> dikutip dari://fauzirachman to.blogspot. com
Tampilkan posting dengan label motivasi usaha. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label motivasi usaha. Tampilkan semua posting
Selasa, 2007 November 20
Selasa, 2007 Oktober 23
Apa Itu Modal (Kutipan)
Assalamu’alaikum… .
Salam sukses…
Saudaraku semua bagaimana
kabarnya anda hari ini…?saya berharap anda semua menjawab dengan penuh semangat
sambil meninjukan keatas tangan anda dan mengatakan “LUAR
BIASA…ALHAMDULILLAH… ALLAHU AKBAR…!terima kasih atas partisipasinya, tapi bagi
anda yang lagi ada dikantor jangan keras-keras ya nanti partner sebelah anda
mengatakan anda aneh…
Ok…
Saudaraku…beberapa waktu yang
lalu saya pernah posting tentang ATM (amati tiru dan modifikasi), metode ini
adalah salah satu kesuksesan bangsa jepang dalam memajukan bisnis
otomotifnya. keesokan hari nya ada yang balas dan merespon langsung keemail
saya,dan rata-rata bertanya tentang MODAL usaha.nah sekarang ini akan saya coba
diskus tentang modal usaha,hampir alasan semua orang tidak jadi memulai sebuah
usaha karena alasan klasik ini.saya tidak
“memiliki uang yang cukup untuk memulainya” apakah modal itu UANG …?saya
mengatakan tidak hanya,lantas apa…?berikut ini saya ambil menurut MODAL USAHA
ALA OM BOB,mudah-mudahan bermanfaat ;
Pertama: Mau,saya sangat yakin
anda semua pasti sangat mau menjadi pengusaha,dan bagaimana rasa mau ini dapat
saya rasakan dari aura yang anda miliki,apa bukti anda mau jadi penguasaha
karena anda telah take action untuk join dengan komunitas ini.saya rasa modal
pertama ini pasti sudah anda pahami dan sering dibahas oleh sesepuh dan
guru-guru kita dikeluarga ini.
Kedua ; Tekad,Paison, Komitmen dan
Determination.
Untuk mengambarkan bagaimana yang
dinamakan dengan tekad dan paison saya
sarankan anda membaca buku who wants tobe like mich…?disana diceritakan
bagaimana tekad sang juara yang dimiliki oleh Michel jordan the best basket
ball player dalam memulai karirnya.dikatakan kalau seandai nya latihan dimulai
jam 6 pagi maka jam 5 pagi dia telah berada dilapangan.kalau latihan dribel
1000 kali maka dia lakukan 2000 kali,orang lain latihan shooting 2 jam maka
michel lakukan 3 jam.inilah yang dinamakan dengan tekad
dan paison.pernah ada yang bertanya,michel kenapa anda melakukan
itu..?michel menjawab;saya melakukan ini bukan untuk mengalahkan siapa pun,tapi
saya mengalahkan jiwa dan mental pecundang yang ada dalam diri saya sendiri.
Selanjutnya yang dimaksud dengan komitmen dan Determination adalah sesuatu
hal yang benar-benar anda inginkan dan terus ingin anda capai walau berbagai
rintangan akan anda hadapi dan tidak peduli dengan kata-kata negatif yang orang
lain lemparkan.pernahkah anda mendengar nama pelukis terkenal Michel
Angelo..?bagi anda pernah menonton
secret pasti tahu.Michel angelo dikenal oleh banyak orang dan dikatakan pelukis
terhebat pada masa nya,meniti karier selama 25 tahun.what about us..?suatu ketika michel angelo bersama beberapa teman
nya mendapat kesempatan untuk melukis disebuah langit-langit gereja yang ada di
italy,gereja ini luas, besar dan langit2 nya pun tinggi.michel terus melukis
nya dengan teliti dan tekun,kemudian teman-temannya menyapa nya;ayo kita
istirahat dan minum secangkir teh terlebih dahulu,abaikan saja lukisanmu tidak
ada orang yang bisa melihat secara detil dengan ketinggian ini.terus Angelo
menjawab They
can not see but I can see it… Kalau anda memiliki komitment dan
determination maka anda tidak akan pernah menyerah,mengeluh dan berhenti untuk
melakukannya, tidak akan mundur dengan kata-kata negative dari luar sana…
Ketiga ; Berani untuk
bermimpi,gagal, sukses,ambil resiko dan peluang.
Berani adalah sesuatu hal yang
dilakukan atas ketakutan yang dirasakan.Berarti berani adalah apabila anda
melakukan hal yang anda anggap tidak mungkin dan penuh dengan rasa takut dalam
diri anda.hal pertama yaitu anda berani
bermimpi,kalimat nya memang sangat simple tetapi hanya sedikit orang mampu
untuk melakukannya, artikel tentang mimpi ,dream ,goals dan apapun nama nya
telah sering juga kita dapat kan dari guru-guru kita disini.selanjutnya berani
gagal;Pak Mario teguh menyampaikan sebenarnya kalau kita mencatat proses
perkembangan karir kita,maka secara statistic akan kita dapatkan bahwa kita
sukses dan tidak gagal.Bagaimana membuktikannya. .?coba kita renung kembali dari
awal kita berbisnis mana lebih banyak kita alami sukses atau gagal..?gagal bukan lah
orang yang telah jatuh hingga ke tahap awal atau ketitik nol kembali akan
tetapi yang dinamakan gagal adalah orang yang tidak mampu bangun dari
kegagalannya dan dia berhenti melangkah.
Apakah ada orang yang tidak
berani sukses..?hingga saya memaparkan berani sukses..?ya, disekeliling kita
banyak sekali orang tidak berani sukses,ini sering kali saya dapatkan dalam
pelatihan create dan describe your dream.hanya sedikit dari peserta yang mampu
menuliskan secara detil tentang impiannya,bagaimana bisa mendapat kan
kesuksesan untuk menuliskan dan menyampaikan kepada public tentang impiannya
saja tidak berani.nah sebagai pengusaha modal awal
anda adalah berani katakan kepada istri,mertua, anak,teman kantor,partner bisnis
dan juga atasan anda bahwa anda akan memiliki mobil yang bagus tuk keluarga
anda,rumah yang nyaman,rezeki halal yang banyak untuk berbagi dan anda akan
menjadi orang sukses.
Selanjutnya berani ambil resiko
dan peluang.resiko itu ada dimana-mana tidak hanya dalam dunia usaha,menjadi
karyawan ada resiko (income dan waktu kita diatur orang) ,menjadi
self employee (ketika
kita uzur usaha berhenti),menjadi investor ada resiko (rawan politik
menyebabkan inflasi) ,pengangguran dan peminta-minta (jauhkan ya Rabbi) ada resiko (dikejar-kejar
satpol PP),dimana pun ada resiko,resiko dan peluang selalu
bersamaan.Perbedaan
antara pemenang dan pecundang adalah dalam melihat Peluang dalam masalah dan
masalah dalam peluang.
Menurut
om Bob peluang itu ada dimana-dimana, berjuta-juta bahkan ditubuh kita terdapat
ribuan peluang.orang yang jeli melihat peluang sering digambarkan memiliki
intuisi bagus,padahal intuisi itu lahir karena rekaman perbandingan dan
persamaan yang tersimpan pada sisi depan otak manusia.BBC chanel menjelaskan
tentang bagaimana cara kerja otak manusia,intuisi lahir karena pengalaman yang
terekam dalam memory manusia.Jadi untuk mempertajam
intuisi adalah dengan sering take action.
Keempat ; Tidak cengeng,tahan bating
(Patient and Persistent).
Untuk mengambarkan lebih jelas
tentang sabar dan gigih coba anda lihat film “DOOR TO DOOR” film ini
mengisahkan tentang Bill Porter yang menjadi Top Salesman di Watskin
Company.Padahal dia memilki kekurangan fisik,tangan nya hanya bisa dugunakan
yang sebelah kiri sementara kanan tidak bisa digerakkan,bicarany a agak sedikit kurang
jelas.Apa rahasia Bill Porter sehingga menjadi top sales dengan penjualan
$43.359,kesabaran dan kegigihan yang dia
miliki.Melakukan penjualan diarea belum pernah sales lain tawarkan karena hasil
survey sifat konsumen nya sulit untuk masuk product watskin company.dari satu
pintu kepintu yang lain,ditolak tawarkan lagi dan terus dia lakukan.
Bagitu juga dengan kita sedang
mencapai cita-cita,janganlah kerikil kecil menghambat impian besar selama ini
kita dambakan.yakinlah dibalik bukit tinggi ada
dataran untuk kita nikmati,yakinlah diseberang samudera ada tempat yang indah
untuk kita tempati.”sesungguhny a dibalik kesusahan itu ada kemudahan”(Al- ayat).
Kelima ; Iman dan ikhlas.
Untuk modal yang kelima ini mohon
disesuaikan dengan keyakinan dan kitab suci kepercayaan masing-masing. Makna
iman adalah meyakini dalam hati,diucapkan lisan dan diamalkan
perbuatan.sebagaima na kita meyakini adanya Allah,malaikat, jin,hari akhir
padahal kita tidak mempunyai kekuatan untuk melihat Nya dan makhluk ghaib
ciptaanya.akan tetapi hari ini kita juga masih tetap sujud untuk beribadah
kepada Nya.Kalau kita telah meyakini bahwa impian dan cita-cita kita pasti
terwujud maka insyAllah akan menjadi kenyataan.Lihat bagaimana Alfa Edison
ingin menerangi bumi ini dengan lampu,itu semua dengan keyakinan yang dimiliki
bahwa itu pasti terwujud suatu saat nanti.Setelah iktiar penuh selanjutnya biar
lah itu urusan Allah “Faiza ‘azamta
fatawakkal ‘alallah”
Setelah kita meyakini dengan
haqul yakin doa kita dan cita-cita kita diterima selanjutnya adalah
ikhlas..dengan penuh perasaan tenang dan damai kita menerima apa yang
diberikan.Sungguh saudaraku saya belum pantas untuk mengambarkan dan menyampai kan
tentang ikhlas karena saya sendiri belum sampai kederajat Ikhlas.oleh
karena itu silah kan
anda baca buku “Quantum Ikhlas” karangan kang Erbe Sentanu.
Berikut ini adalah ayat-ayat
Allah yang menjanjikan bahwa rezeki itu sebenarnya datangnya dari Nya
Allahu Ar-Razaq ;
“Dan
berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri.
Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui.”
( QS;Al-Ankabut ; 60 )
“…Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah
itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi
Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada- Nyalah kamu
akan dikembalikan. “
( QS : Al-Ankabut ; 17 )
Aku
tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya
mereka memberi-Ku makan.
( QS ;Adzariat : 57 )
Sabda Rasulullah SAW:”Kalau saja kalian bertawakal kepada Allah SWT dengan
sebenar-benar tawakal,pastilah Allah SWT memberikan rizki kepada kalian
sebagaimana burung diberi rizki, keluar dipagi hari dalam keadaan perut kosong
dan pulang sore hari dalam keadaan perut penuh terisi .”
(HR Ahmad,At Tirmidi dan Ibnu
Majah, status shahih oleh Syaikh Al Bani)
“Wahai manusia sesungguhnya
seorang itu tidak akan dicabut nyawanya sehingga habis bagian rezekinya .Maka
janganlah kemu menganggap rezeki itu lambat datang nya.”
( Hadits Qudsi )
“Wahai bani Adam bekerjalah
niscaya rezeki akan datang kepada mu.”
( Hadits Qudsi)
Sauadarku…tidak
bisa saya pungkiri modal berupa uang itu sangatlah perlu,tapi sebelum kita
miliki uang yang sifat nya sangat cair terlebih dahulu kita cari modal berupa
mental,kesadaran dan mindset dalam kehidupan kita.Sebab jika kita tidak
memiliki kemauan apapun tidak terwujud,belum memiliki mimpi punya modal 1M tidak
tahu harus dikemanakan, belum punya tekad mudah menyerah,belum cukup kesabaran
dan kegigihan sekali jatuh dan tidak bangun lagi,belum memiliki iman dan ikhlas
mudah goyah komitmen dan cita-citanya dan juga menjadi sombong serta menjadi
orang kufur terhadap nikmat yang diberikan.
Kepada Guruku semua yang telah
lama berkecimpung dalam usaha,apapun jenisnya mohon koreksiannya jika engkau
mendapatkan kesalahan dalam tulisan ini.Bagi anda ahli tafsir mohon dibenarkan
jika salah penempatan ayat diatas…
Akhir kata jika ada kata yang
benar datang nya dari Allah dan yang keliru dari kesalahan saya sendiri masih
dalam tahap mencari ilmu.sungguh tidak ada niat menggurui siapa pun,tulisan ini
sebenarnya saya berikan untuk diri saya sendiri khususnya dan juga bagi ummat
ummumnya.semoga barmanfaat..
DO IT
NOW OR NEVER FOREVER
Rahmadsyah
Personal development Trainer
085280633770
____________ _________
Salam sukses…
Saudaraku semua bagaimana
kabarnya anda hari ini…?saya berharap anda semua menjawab dengan penuh semangat
sambil meninjukan keatas tangan anda dan mengatakan “LUAR
BIASA…ALHAMDULILLAH… ALLAHU AKBAR…!terima kasih atas partisipasinya, tapi bagi
anda yang lagi ada dikantor jangan keras-keras ya nanti partner sebelah anda
mengatakan anda aneh…
Ok…
Saudaraku…beberapa waktu yang
lalu saya pernah posting tentang ATM (amati tiru dan modifikasi), metode ini
adalah salah satu kesuksesan bangsa jepang dalam memajukan bisnis
otomotifnya. keesokan hari nya ada yang balas dan merespon langsung keemail
saya,dan rata-rata bertanya tentang MODAL usaha.nah sekarang ini akan saya coba
diskus tentang modal usaha,hampir alasan semua orang tidak jadi memulai sebuah
usaha karena alasan klasik ini.saya tidak
“memiliki uang yang cukup untuk memulainya” apakah modal itu UANG …?saya
mengatakan tidak hanya,lantas apa…?berikut ini saya ambil menurut MODAL USAHA
ALA OM BOB,mudah-mudahan bermanfaat ;
Pertama: Mau,saya sangat yakin
anda semua pasti sangat mau menjadi pengusaha,dan bagaimana rasa mau ini dapat
saya rasakan dari aura yang anda miliki,apa bukti anda mau jadi penguasaha
karena anda telah take action untuk join dengan komunitas ini.saya rasa modal
pertama ini pasti sudah anda pahami dan sering dibahas oleh sesepuh dan
guru-guru kita dikeluarga ini.
Kedua ; Tekad,Paison, Komitmen dan
Determination.
Untuk mengambarkan bagaimana yang
dinamakan dengan tekad dan paison saya
sarankan anda membaca buku who wants tobe like mich…?disana diceritakan
bagaimana tekad sang juara yang dimiliki oleh Michel jordan the best basket
ball player dalam memulai karirnya.dikatakan kalau seandai nya latihan dimulai
jam 6 pagi maka jam 5 pagi dia telah berada dilapangan.kalau latihan dribel
1000 kali maka dia lakukan 2000 kali,orang lain latihan shooting 2 jam maka
michel lakukan 3 jam.inilah yang dinamakan dengan tekad
dan paison.pernah ada yang bertanya,michel kenapa anda melakukan
itu..?michel menjawab;saya melakukan ini bukan untuk mengalahkan siapa pun,tapi
saya mengalahkan jiwa dan mental pecundang yang ada dalam diri saya sendiri.
Selanjutnya yang dimaksud dengan komitmen dan Determination adalah sesuatu
hal yang benar-benar anda inginkan dan terus ingin anda capai walau berbagai
rintangan akan anda hadapi dan tidak peduli dengan kata-kata negatif yang orang
lain lemparkan.pernahkah anda mendengar nama pelukis terkenal Michel
Angelo..?bagi anda pernah menonton
secret pasti tahu.Michel angelo dikenal oleh banyak orang dan dikatakan pelukis
terhebat pada masa nya,meniti karier selama 25 tahun.what about us..?suatu ketika michel angelo bersama beberapa teman
nya mendapat kesempatan untuk melukis disebuah langit-langit gereja yang ada di
italy,gereja ini luas, besar dan langit2 nya pun tinggi.michel terus melukis
nya dengan teliti dan tekun,kemudian teman-temannya menyapa nya;ayo kita
istirahat dan minum secangkir teh terlebih dahulu,abaikan saja lukisanmu tidak
ada orang yang bisa melihat secara detil dengan ketinggian ini.terus Angelo
menjawab They
can not see but I can see it… Kalau anda memiliki komitment dan
determination maka anda tidak akan pernah menyerah,mengeluh dan berhenti untuk
melakukannya, tidak akan mundur dengan kata-kata negative dari luar sana…
Ketiga ; Berani untuk
bermimpi,gagal, sukses,ambil resiko dan peluang.
Berani adalah sesuatu hal yang
dilakukan atas ketakutan yang dirasakan.Berarti berani adalah apabila anda
melakukan hal yang anda anggap tidak mungkin dan penuh dengan rasa takut dalam
diri anda.hal pertama yaitu anda berani
bermimpi,kalimat nya memang sangat simple tetapi hanya sedikit orang mampu
untuk melakukannya, artikel tentang mimpi ,dream ,goals dan apapun nama nya
telah sering juga kita dapat kan dari guru-guru kita disini.selanjutnya berani
gagal;Pak Mario teguh menyampaikan sebenarnya kalau kita mencatat proses
perkembangan karir kita,maka secara statistic akan kita dapatkan bahwa kita
sukses dan tidak gagal.Bagaimana membuktikannya. .?coba kita renung kembali dari
awal kita berbisnis mana lebih banyak kita alami sukses atau gagal..?gagal bukan lah
orang yang telah jatuh hingga ke tahap awal atau ketitik nol kembali akan
tetapi yang dinamakan gagal adalah orang yang tidak mampu bangun dari
kegagalannya dan dia berhenti melangkah.
Apakah ada orang yang tidak
berani sukses..?hingga saya memaparkan berani sukses..?ya, disekeliling kita
banyak sekali orang tidak berani sukses,ini sering kali saya dapatkan dalam
pelatihan create dan describe your dream.hanya sedikit dari peserta yang mampu
menuliskan secara detil tentang impiannya,bagaimana bisa mendapat kan
kesuksesan untuk menuliskan dan menyampaikan kepada public tentang impiannya
saja tidak berani.nah sebagai pengusaha modal awal
anda adalah berani katakan kepada istri,mertua, anak,teman kantor,partner bisnis
dan juga atasan anda bahwa anda akan memiliki mobil yang bagus tuk keluarga
anda,rumah yang nyaman,rezeki halal yang banyak untuk berbagi dan anda akan
menjadi orang sukses.
Selanjutnya berani ambil resiko
dan peluang.resiko itu ada dimana-mana tidak hanya dalam dunia usaha,menjadi
karyawan ada resiko (income dan waktu kita diatur orang) ,menjadi
self employee (ketika
kita uzur usaha berhenti),menjadi investor ada resiko (rawan politik
menyebabkan inflasi) ,pengangguran dan peminta-minta (jauhkan ya Rabbi) ada resiko (dikejar-kejar
satpol PP),dimana pun ada resiko,resiko dan peluang selalu
bersamaan.Perbedaan
antara pemenang dan pecundang adalah dalam melihat Peluang dalam masalah dan
masalah dalam peluang.
Menurut
om Bob peluang itu ada dimana-dimana, berjuta-juta bahkan ditubuh kita terdapat
ribuan peluang.orang yang jeli melihat peluang sering digambarkan memiliki
intuisi bagus,padahal intuisi itu lahir karena rekaman perbandingan dan
persamaan yang tersimpan pada sisi depan otak manusia.BBC chanel menjelaskan
tentang bagaimana cara kerja otak manusia,intuisi lahir karena pengalaman yang
terekam dalam memory manusia.Jadi untuk mempertajam
intuisi adalah dengan sering take action.
Keempat ; Tidak cengeng,tahan bating
(Patient and Persistent).
Untuk mengambarkan lebih jelas
tentang sabar dan gigih coba anda lihat film “DOOR TO DOOR” film ini
mengisahkan tentang Bill Porter yang menjadi Top Salesman di Watskin
Company.Padahal dia memilki kekurangan fisik,tangan nya hanya bisa dugunakan
yang sebelah kiri sementara kanan tidak bisa digerakkan,bicarany a agak sedikit kurang
jelas.Apa rahasia Bill Porter sehingga menjadi top sales dengan penjualan
$43.359,kesabaran dan kegigihan yang dia
miliki.Melakukan penjualan diarea belum pernah sales lain tawarkan karena hasil
survey sifat konsumen nya sulit untuk masuk product watskin company.dari satu
pintu kepintu yang lain,ditolak tawarkan lagi dan terus dia lakukan.
Bagitu juga dengan kita sedang
mencapai cita-cita,janganlah kerikil kecil menghambat impian besar selama ini
kita dambakan.yakinlah dibalik bukit tinggi ada
dataran untuk kita nikmati,yakinlah diseberang samudera ada tempat yang indah
untuk kita tempati.”sesungguhny a dibalik kesusahan itu ada kemudahan”(Al- ayat).
Kelima ; Iman dan ikhlas.
Untuk modal yang kelima ini mohon
disesuaikan dengan keyakinan dan kitab suci kepercayaan masing-masing. Makna
iman adalah meyakini dalam hati,diucapkan lisan dan diamalkan
perbuatan.sebagaima na kita meyakini adanya Allah,malaikat, jin,hari akhir
padahal kita tidak mempunyai kekuatan untuk melihat Nya dan makhluk ghaib
ciptaanya.akan tetapi hari ini kita juga masih tetap sujud untuk beribadah
kepada Nya.Kalau kita telah meyakini bahwa impian dan cita-cita kita pasti
terwujud maka insyAllah akan menjadi kenyataan.Lihat bagaimana Alfa Edison
ingin menerangi bumi ini dengan lampu,itu semua dengan keyakinan yang dimiliki
bahwa itu pasti terwujud suatu saat nanti.Setelah iktiar penuh selanjutnya biar
lah itu urusan Allah “Faiza ‘azamta
fatawakkal ‘alallah”
Setelah kita meyakini dengan
haqul yakin doa kita dan cita-cita kita diterima selanjutnya adalah
ikhlas..dengan penuh perasaan tenang dan damai kita menerima apa yang
diberikan.Sungguh saudaraku saya belum pantas untuk mengambarkan dan menyampai kan
tentang ikhlas karena saya sendiri belum sampai kederajat Ikhlas.oleh
karena itu silah kan
anda baca buku “Quantum Ikhlas” karangan kang Erbe Sentanu.
Berikut ini adalah ayat-ayat
Allah yang menjanjikan bahwa rezeki itu sebenarnya datangnya dari Nya
Allahu Ar-Razaq ;
“Dan
berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri.
Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui.”
( QS;Al-Ankabut ; 60 )
“…Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah
itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi
Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada- Nyalah kamu
akan dikembalikan. “
( QS : Al-Ankabut ; 17 )
Aku
tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya
mereka memberi-Ku makan.
( QS ;Adzariat : 57 )
Sabda Rasulullah SAW:”Kalau saja kalian bertawakal kepada Allah SWT dengan
sebenar-benar tawakal,pastilah Allah SWT memberikan rizki kepada kalian
sebagaimana burung diberi rizki, keluar dipagi hari dalam keadaan perut kosong
dan pulang sore hari dalam keadaan perut penuh terisi .”
(HR Ahmad,At Tirmidi dan Ibnu
Majah, status shahih oleh Syaikh Al Bani)
“Wahai manusia sesungguhnya
seorang itu tidak akan dicabut nyawanya sehingga habis bagian rezekinya .Maka
janganlah kemu menganggap rezeki itu lambat datang nya.”
( Hadits Qudsi )
“Wahai bani Adam bekerjalah
niscaya rezeki akan datang kepada mu.”
( Hadits Qudsi)
Sauadarku…tidak
bisa saya pungkiri modal berupa uang itu sangatlah perlu,tapi sebelum kita
miliki uang yang sifat nya sangat cair terlebih dahulu kita cari modal berupa
mental,kesadaran dan mindset dalam kehidupan kita.Sebab jika kita tidak
memiliki kemauan apapun tidak terwujud,belum memiliki mimpi punya modal 1M tidak
tahu harus dikemanakan, belum punya tekad mudah menyerah,belum cukup kesabaran
dan kegigihan sekali jatuh dan tidak bangun lagi,belum memiliki iman dan ikhlas
mudah goyah komitmen dan cita-citanya dan juga menjadi sombong serta menjadi
orang kufur terhadap nikmat yang diberikan.
Kepada Guruku semua yang telah
lama berkecimpung dalam usaha,apapun jenisnya mohon koreksiannya jika engkau
mendapatkan kesalahan dalam tulisan ini.Bagi anda ahli tafsir mohon dibenarkan
jika salah penempatan ayat diatas…
Akhir kata jika ada kata yang
benar datang nya dari Allah dan yang keliru dari kesalahan saya sendiri masih
dalam tahap mencari ilmu.sungguh tidak ada niat menggurui siapa pun,tulisan ini
sebenarnya saya berikan untuk diri saya sendiri khususnya dan juga bagi ummat
ummumnya.semoga barmanfaat..
DO IT
NOW OR NEVER FOREVER
Rahmadsyah
Personal development Trainer
085280633770
____________ _________
Label:
motivasi usaha
Rabu, 2007 September 19
Genetika pengusaha
Genetika Pengusaha
George Bernard Shaw adalah penulis besar kelahiran
Irlandia. Kecerdasannya sangat luar biasa, sehingga
Shaw pernah memperoleh hadiah Nobel untuk karya
sastra, sekaligus penerima Piala Oscar untuk karyanya
yang diangkat ke layar perak. Demikian mengagumkannya
kecerdasan seorang George Bernard Shaw, sehingga konon
dia pernah dilamar oleh seorang aktris cantik. Dengan
maksud, supaya kelak menghasilkan keturunan yang
rupawan seperti ibunya, dan cerdas seperti ayahnya.
Namun, Shaw kemudian menjawab, "Lalu bagaimana kalau
kita memiliki anak dengan otak seperti Anda, dan wajah
seperti saya?".
Ya demikianlah menurut ilmu genetika. Bahwa banyak hal
kita warisi secara turun temurun dari orang tua kita.
Kulit kita yang sawo matang, rambut kita yang hitam,
hidung kita yang tidak mancung. Hingga ke hal-hal yang
sifatnya non fisik seperti misalnya sifat atau bakat
tertentu. Maka banyak anak penyanyi yang kemudian
menjadi penyanyi, anak jenderal jadi tentara, dan anak
pedagang jadi pedagang. Maklum, bakat dari orang tua
nya mengalir deras di darah mereka.
Ini yang kadang membuat saya sedikit iri dengan
rekan-rekan saya yang berasal dari keluarga pebisnis.
Sangat wajar jika mereka kemudian juga menekuni
bisnis. Bahkan tidak jarang mereka bisa langsung mulai
belajar berbisnis dengan meneruskan usaha yang telah
dirintis orang tuanya. Ini jauh berbeda dengan saya,
karena keluarga saya sama sekali bukan keluarga
pebisnis.
Karena tidak memiliki "darah pedagang" ini, sewaktu
mulai berbisnis terus terang saya sempat ragu.
Benarkah jalan yang saya ambil? Bukankah saya sama
sekali tidak memiliki bakat? Saya sudah cek silisilah
keluarga saya dari Ayah ataupun Ibu, kalau dirunut ke
atas semua adalah pegawai pemerintah. Jadi sudah
yakin, pasti, 100%, positif, tidak ada gen pedagang di
tubuh saya. Kalau bakat seni, mungkin sedikit-sedikit
masih ada karena kedua orang tua saya menyukai seni
musik. Bakat menjadi pembicara, mungkin saja ada
menetes sedikit, karena Kakek saya pemimpin kampung
dan pembicara yang baik sekali. Tapi berbisnis?
berdagang? jual beli? Tidak ada sama sekali.
Maka ketika usaha pertama saya tidak berjalan lancar,
saya kemudian mengingatkan diri saya. "Tuh kan gagal,
wong tidak ada bakat dagang …"
Saya bahkan sempat percaya bahwa bakat berdagang
memang diwariskan. Dan mencoba menerima kenyataan
bahwa saya bukan salah seorang yang mewarisi bakat
tadi. Namun, kemudian pelan-pelan saya mengamati,
ternyata banyak teman-teman saya yang meskipun orang
tuanya pengusaha sukses, toh juga bisa mengalami
kegagalan dalam bisnisnya. Ini sedikit membuka wawasan
saya. Wah, ternyata sama saja, yang punya "bakat"
dagang toh juga bisa gagal. Bukan bermaksud
"nyukurin", tapi ini sedikit membuka harapan saya,
bahwa jangan-jangan bakat bukan faktor penentu untuk
menjadi pengusaha sukses.
Atau, mungkinkah bakat seseorang memang bisa berubah?
Adalah Prof. Kazuo Murakami, seorang ahli genetika,
dalam bukunya The Divine Message of The DNA yang
kemudian membuka wawasan saya lebih luas. Ternyata
menurut ilmu genetika memang betul, segala sesuatu
yang merupakan "bakat" ditentukan oleh kode genetis
yang ada dalam DNA kita. Sebagai gambaran, setiap
kilogram tubuh kita terdiri dari sekiar 1 trilyun sel.
Jadi seorang bayi yang baru lahir sudah memiliki
sekitar 3 trilyun sel. Padahal awalnya kita hanyalah
satu buah sel yang sudah dibuahi. Yang kemudian
membelah menjadi 2, 2 menjadi 4, 4 menjadi 8 dan
seterusnya hingga trilyunan tadi. Setiap sel memiliki
inti sel (nucleus) yang mengandung DeoxyriboNucleic
Acid (DNA). DNA inilah yang menyimpan kode genetis
yang menjadi cetak biru tubuh kita. Jadi akan menjadi
seperti apa kita, seolah sepertinya sudah terprogram
dalam DNA tadi.
Lalu jika dalam setiap sel tubuh kita terdapat DNA
yang sama, bagaimana sebuah sel tahu bahwa ia adalah
bagian dari rambut, misalnya, dan kapan rambut mulai
tumbuh, dsb. Menurut pakar genetika, ternyata terdapat
mekanisme "nyala/padam" pada DNA tadi. Sebagai contoh,
gen yang menentukan sifat kelamin laki-laki (berkumis,
bersuara berat, dsb) yang semula "padam" akan
"menyala" pada saat pubertas.
Bahkan, lebih jauh lagi. Proses nyala/padam tadi
ternyata dapat terjadi sebagai respon lingkungan yang
berubah. Dua ilmuwan dari Institut Pasteur mengamati
hal ini. Bakteri E.Coli yang hanya mengkonsumsi
glukosa, ternyata ketika ditempatkan pada lingkungan
yang hanya ada laktosa, mampu merubah diri menjadi
pemakan laktosa. Mekanisme internalnya sangat ajaib,
karena bakteri adalah makhluk satu sel. Sehingga
perubahan menjadi pemakan laktosa seolah-olah seperti
menyalakan sebuah kemampuan yang semula tidak nampak.
Dan ini membawa konsekuensi luar biasa. Karena jika
benar gen pembawa sifat tadi memiliki mekanisme
nyala-padam seperti itu. Kita tidak pernah tahu
potensi apa dalam diri kita yang saat ini belum kita
nyalakan. Jangan-jangan saya juga memiliki bakat
bermain saksofon sebagus Dave Koz, hanya saat ini
belum dinyalakan saja. Atau jangan-jangan ada bakat
bisnis sehebat Donald Trump yang masih terpendam dalam
diri saya, dan menunggu dinyalakan?
Dan memang demikianlah menurut Prof. Murakami. Bahwa
bakat seseorang dapat muncul pada umur berapapun.
Banyak sekali contoh pemusik atau olahragawan yang
semula hanya memperlihatkan "bakat" yang biasa-biasa,
namun kemudian tumbuh secara luar biasa seiring dengan
disiplin dan latihan yang dilakukan. Atau seorang yang
hari ini dikenal sebagai ilmuwan genius, padahal teman
SD nya mengenal dirinya dulu sebagai anak yang kurang
pandai. Atau seseorang yang hari ini dikenal sebagai
politisi dan orator hebat, sementara dulunya anak yang
kuper. Jadi kalau anak Anda hari ini kurang pandai
matematika, sumbang kalau bernyanyi, atau kurang
berprestasi dalam orahraga. Anda tidak perlu buru-buru
frustrasi sambil berteriak "Ah, dasar gak bakat".
Siapa tahu, gen positif pembawa bakatnya saja yang
belum menyala.
Faktor penting yang akan dapat mengaktifkan gen
positif Anda adalah lingkungan. Jadi yang membuat
seorang Ananda Mikola pandai mengemudi mobil balap
bukan semata karena ayahnya adalah pembalap. Namun
karena lingkungan yang sangat mengkondisikan dia
menjadi pembalap. Kalau hanya mengandalkan bakat
keturunan saja, maka pembalap Formula 1 paling
fenomenal hari ini, Lewis Hamilton, akan menjadi
pekerja di jawatan Kereta Api seperti kakeknya, atau
jadi konsultan IT seperti ayahnya. Namun, bakat
membalap Lewis ternyata menyala ketika ayahnya
memberikan Go Kart sebagai hadiah natal. Dan semakin
berkobar ketika diasuh Ron Dennis, bos tim McLaren.
Jadi, Anda yang tidak memiliki "bakat pedagang"
seperti saya tidak perlu khawatir. Gen pembawa bakat
dagang Anda dapat menyala belakangan. Dan Anda yang
merasa memiliki "bakat dagang", selamat … Anda sudah
punya modal awal. Namun tetap hati-hati, tanpa
dukungan lingkungan dan sikap yang benar, gen pembawa
bakat Anda dapat saja padam.
dikutip dari :
http://fauzirachman to.blogspot. com
George Bernard Shaw adalah penulis besar kelahiran
Irlandia. Kecerdasannya sangat luar biasa, sehingga
Shaw pernah memperoleh hadiah Nobel untuk karya
sastra, sekaligus penerima Piala Oscar untuk karyanya
yang diangkat ke layar perak. Demikian mengagumkannya
kecerdasan seorang George Bernard Shaw, sehingga konon
dia pernah dilamar oleh seorang aktris cantik. Dengan
maksud, supaya kelak menghasilkan keturunan yang
rupawan seperti ibunya, dan cerdas seperti ayahnya.
Namun, Shaw kemudian menjawab, "Lalu bagaimana kalau
kita memiliki anak dengan otak seperti Anda, dan wajah
seperti saya?".
Ya demikianlah menurut ilmu genetika. Bahwa banyak hal
kita warisi secara turun temurun dari orang tua kita.
Kulit kita yang sawo matang, rambut kita yang hitam,
hidung kita yang tidak mancung. Hingga ke hal-hal yang
sifatnya non fisik seperti misalnya sifat atau bakat
tertentu. Maka banyak anak penyanyi yang kemudian
menjadi penyanyi, anak jenderal jadi tentara, dan anak
pedagang jadi pedagang. Maklum, bakat dari orang tua
nya mengalir deras di darah mereka.
Ini yang kadang membuat saya sedikit iri dengan
rekan-rekan saya yang berasal dari keluarga pebisnis.
Sangat wajar jika mereka kemudian juga menekuni
bisnis. Bahkan tidak jarang mereka bisa langsung mulai
belajar berbisnis dengan meneruskan usaha yang telah
dirintis orang tuanya. Ini jauh berbeda dengan saya,
karena keluarga saya sama sekali bukan keluarga
pebisnis.
Karena tidak memiliki "darah pedagang" ini, sewaktu
mulai berbisnis terus terang saya sempat ragu.
Benarkah jalan yang saya ambil? Bukankah saya sama
sekali tidak memiliki bakat? Saya sudah cek silisilah
keluarga saya dari Ayah ataupun Ibu, kalau dirunut ke
atas semua adalah pegawai pemerintah. Jadi sudah
yakin, pasti, 100%, positif, tidak ada gen pedagang di
tubuh saya. Kalau bakat seni, mungkin sedikit-sedikit
masih ada karena kedua orang tua saya menyukai seni
musik. Bakat menjadi pembicara, mungkin saja ada
menetes sedikit, karena Kakek saya pemimpin kampung
dan pembicara yang baik sekali. Tapi berbisnis?
berdagang? jual beli? Tidak ada sama sekali.
Maka ketika usaha pertama saya tidak berjalan lancar,
saya kemudian mengingatkan diri saya. "Tuh kan gagal,
wong tidak ada bakat dagang …"
Saya bahkan sempat percaya bahwa bakat berdagang
memang diwariskan. Dan mencoba menerima kenyataan
bahwa saya bukan salah seorang yang mewarisi bakat
tadi. Namun, kemudian pelan-pelan saya mengamati,
ternyata banyak teman-teman saya yang meskipun orang
tuanya pengusaha sukses, toh juga bisa mengalami
kegagalan dalam bisnisnya. Ini sedikit membuka wawasan
saya. Wah, ternyata sama saja, yang punya "bakat"
dagang toh juga bisa gagal. Bukan bermaksud
"nyukurin", tapi ini sedikit membuka harapan saya,
bahwa jangan-jangan bakat bukan faktor penentu untuk
menjadi pengusaha sukses.
Atau, mungkinkah bakat seseorang memang bisa berubah?
Adalah Prof. Kazuo Murakami, seorang ahli genetika,
dalam bukunya The Divine Message of The DNA yang
kemudian membuka wawasan saya lebih luas. Ternyata
menurut ilmu genetika memang betul, segala sesuatu
yang merupakan "bakat" ditentukan oleh kode genetis
yang ada dalam DNA kita. Sebagai gambaran, setiap
kilogram tubuh kita terdiri dari sekiar 1 trilyun sel.
Jadi seorang bayi yang baru lahir sudah memiliki
sekitar 3 trilyun sel. Padahal awalnya kita hanyalah
satu buah sel yang sudah dibuahi. Yang kemudian
membelah menjadi 2, 2 menjadi 4, 4 menjadi 8 dan
seterusnya hingga trilyunan tadi. Setiap sel memiliki
inti sel (nucleus) yang mengandung DeoxyriboNucleic
Acid (DNA). DNA inilah yang menyimpan kode genetis
yang menjadi cetak biru tubuh kita. Jadi akan menjadi
seperti apa kita, seolah sepertinya sudah terprogram
dalam DNA tadi.
Lalu jika dalam setiap sel tubuh kita terdapat DNA
yang sama, bagaimana sebuah sel tahu bahwa ia adalah
bagian dari rambut, misalnya, dan kapan rambut mulai
tumbuh, dsb. Menurut pakar genetika, ternyata terdapat
mekanisme "nyala/padam" pada DNA tadi. Sebagai contoh,
gen yang menentukan sifat kelamin laki-laki (berkumis,
bersuara berat, dsb) yang semula "padam" akan
"menyala" pada saat pubertas.
Bahkan, lebih jauh lagi. Proses nyala/padam tadi
ternyata dapat terjadi sebagai respon lingkungan yang
berubah. Dua ilmuwan dari Institut Pasteur mengamati
hal ini. Bakteri E.Coli yang hanya mengkonsumsi
glukosa, ternyata ketika ditempatkan pada lingkungan
yang hanya ada laktosa, mampu merubah diri menjadi
pemakan laktosa. Mekanisme internalnya sangat ajaib,
karena bakteri adalah makhluk satu sel. Sehingga
perubahan menjadi pemakan laktosa seolah-olah seperti
menyalakan sebuah kemampuan yang semula tidak nampak.
Dan ini membawa konsekuensi luar biasa. Karena jika
benar gen pembawa sifat tadi memiliki mekanisme
nyala-padam seperti itu. Kita tidak pernah tahu
potensi apa dalam diri kita yang saat ini belum kita
nyalakan. Jangan-jangan saya juga memiliki bakat
bermain saksofon sebagus Dave Koz, hanya saat ini
belum dinyalakan saja. Atau jangan-jangan ada bakat
bisnis sehebat Donald Trump yang masih terpendam dalam
diri saya, dan menunggu dinyalakan?
Dan memang demikianlah menurut Prof. Murakami. Bahwa
bakat seseorang dapat muncul pada umur berapapun.
Banyak sekali contoh pemusik atau olahragawan yang
semula hanya memperlihatkan "bakat" yang biasa-biasa,
namun kemudian tumbuh secara luar biasa seiring dengan
disiplin dan latihan yang dilakukan. Atau seorang yang
hari ini dikenal sebagai ilmuwan genius, padahal teman
SD nya mengenal dirinya dulu sebagai anak yang kurang
pandai. Atau seseorang yang hari ini dikenal sebagai
politisi dan orator hebat, sementara dulunya anak yang
kuper. Jadi kalau anak Anda hari ini kurang pandai
matematika, sumbang kalau bernyanyi, atau kurang
berprestasi dalam orahraga. Anda tidak perlu buru-buru
frustrasi sambil berteriak "Ah, dasar gak bakat".
Siapa tahu, gen positif pembawa bakatnya saja yang
belum menyala.
Faktor penting yang akan dapat mengaktifkan gen
positif Anda adalah lingkungan. Jadi yang membuat
seorang Ananda Mikola pandai mengemudi mobil balap
bukan semata karena ayahnya adalah pembalap. Namun
karena lingkungan yang sangat mengkondisikan dia
menjadi pembalap. Kalau hanya mengandalkan bakat
keturunan saja, maka pembalap Formula 1 paling
fenomenal hari ini, Lewis Hamilton, akan menjadi
pekerja di jawatan Kereta Api seperti kakeknya, atau
jadi konsultan IT seperti ayahnya. Namun, bakat
membalap Lewis ternyata menyala ketika ayahnya
memberikan Go Kart sebagai hadiah natal. Dan semakin
berkobar ketika diasuh Ron Dennis, bos tim McLaren.
Jadi, Anda yang tidak memiliki "bakat pedagang"
seperti saya tidak perlu khawatir. Gen pembawa bakat
dagang Anda dapat menyala belakangan. Dan Anda yang
merasa memiliki "bakat dagang", selamat … Anda sudah
punya modal awal. Namun tetap hati-hati, tanpa
dukungan lingkungan dan sikap yang benar, gen pembawa
bakat Anda dapat saja padam.
dikutip dari :
http://fauzirachman to.blogspot. com
Label:
motivasi usaha
Berlangganan:
Posting (Atom)

